Selasa, 27 Juli 2010

Dibalik Alasan di Haramkannya Bangkai, Darah, Daging Babi dan Khamr

* Bangkai

Bangkai adalah daging binatang yang matinya tidak disembelih (darah tidak keluar). Bisa jadi, matinya karena kecelakaan (tertabrak, terjatuh, tercekik), karena tua, atau karena suatu penyakit. Bangkai haram untuk dimakan disebabkan pada bangkai darahnya tidak keluar. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan penyakit atau senyawa-senyawa berbahaya lainnya ikut masuk ke tubuh kita bersama daging bangkai tersebut.

* Darah

Banyak alasan mengapa darah diharamkan, di antaranya:

· Di dalam darah terdapat kotoran, racun, dan senyawa berbahaya yang harus dibuang melalui urine.

· Darah adalah media yang paling sesuai bagi mikroba (bakteri) pembusuk.

· Di dalam darah terdapat zat pembekuan darah (Ca++) yang bisa membekukan isi perut kita (bila kita makan darah/ saren/dadih).

· Mengandung senyawa yang beracun pada jantung, sistem pencernaan, pembuluh darah, dan sistem saraf manusia yakni putrescine dan cadaverine.

* Daging Babi

Beberapa hal yang menjelaskan mengapa babi diharamkan adalah:

· Allah SWT jelas telah mengharamkannya, yang secara jelas terdapat didalam Al Qur’an.

“Katakanlah: ‘Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi karena sesungguhnya semua itu kotor.’”

(Al-An‘am [6]:145)

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(Al-Baqarah [2]:173)

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk ( mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa,sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(Al-Maidah [5]:3)

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(An-Nahl [16]:115)

· Rasulullah saw juga telah menegaskan tentang keharaman daging babi.

· Banyaknya temuan-temuan scientific (ilmiah), medis, maupun realita di lapangan mengenai besarnya mudharat daging babi. Terkait kemudharatan daging babi, ada beberapa alasan yang menjelaskan hal tersebut:

a) Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor.

b) Babi suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri. Kotoran manusia pun dimakannya. Babi juga sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering.

c) Babi banyak punya tabiat yang tidak baik.

d) Babi termasuk hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan). Tidak tahan terhadap sinar matahari. Tidak gesit, tetapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika bertambah umur, menjadi makin malas dan lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu.

e) Menurut A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov, 1990, konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi. Menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium (kantong penis) babi sering bocor, sehingga urin babi tersebut merembes ke daging.

f) Babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yang lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami ketengikan (rancidity) karena mempunyai kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga sudah tidak layak dikonsumsi.

g) Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Babi memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya. Babi memakan sampah, barang busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, bahkan memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama.

h) Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Dalam sebuah penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, Cina dan Swedia, menyatakan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada tahun 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo, Brazil.

i) Babi dikatakan sebagai reservoir (tempat menyimpan barang cadangan) penyakit. Hal ini disebabkan babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, antara lain: Virus Encephalitis (menyerang otak kecil). Di Malaysia, virus ini pernah menghebohkan karena membunuh 90 orang hanya dalam waktu 60 hari.

j) Daging babi adalah tempat persinggahan bagi beberapa jenis cacing yang berbahaya. Diantara cacing yang terdapat pada babi antara lain: Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spinalis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru-paru (Paragonimus), Larva dan sista cacing pita babi dapat bermigrasi ke tubuh manusia melalui usus & peredaran darah. Apabila manusia memakan daging babi yang tidak dimasak dengan baik, maka larva-larva cacing akan masuk, menempel pada dinding, dan berkembang biak di usus manusia. Cacing-cacing tersebut akan menyedot sari-sari makanan. Akibatnya dapat terjadi anemia (kurang darah), gangguan pencernaan, diare, histeria, mudah kaget, dan lain-lain.

k) Terdapat bermacam-macam bakteri dan virus yang terdapat pada babi, antara lain: Bakteri Tuberculosis (TBC), Virus cacar (Small pox), penyebab kudis (Scabies), Kolera (Salmonella choleraesuis).

l) Menurut Dr. Muhammad Abdul Khair (Ijtihâdât fi at Tafsîr al Qur’an al Karîm, daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan cacing Trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang mengonsumsi daging babi tersebut.

m) Penyakit lain yang ditularkan adalah Kolera Babi, yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebabkan kematian pada beberapa kasus; keguguran nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi dan dapat menyebabkan gangguan persendian; kulit kemerahan, yang ganas dan menahun; penyakit pengelupasan kulit (Benalu Askaris) yang berbahaya bagi manusia.

n) Dr. Murad Hoffman, seorang Muslim Jerman penulis buku Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman menyatakan dalam bukunya bahwa memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh. Hal ini mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.

o) Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad Sayyid, penulis buku Rahasia Kesehatan Nabi, mengungkapkan dalam bukunya bahwa daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kolesterol. Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit yaitu pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.

Sebab Kenapa Babi diharamkan dalam Islam

Ada beberapa sebab kenapa babi diharamkan dalam Islam .... lihat penjelasan dibawah ini : 

Babi atau khinzir (b. Arab: خنزير khinzīr) ialah sejenis haiwan mamalia ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper. Babi adalah omnivor, yang bererti mereka memakan daging dan tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi dianggap salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
Isi kandungan


Hukum babi dalam Agama Monoteistik

Babi digelar haiwan yang kotor dalam al-Quran dan haram dimakan oleh umat Islam.

Katakanlah (wahai Muhammad): Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi kerana sesungguhnya ia adalah kotor atau sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah. Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang dia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Terjemahan Al-Quran Surah:6.Al-An'am Ayat 145)

Babi juga dilarang dalam agama Yahudi. Dikalangan penganut Kristian, kelompok Seventh-day Adventists turut mengelakkan babi, dan makanan lain menurut agama Yahudi. Larangan ini terdapat dalam Book of Leviticus, Chapter 11, Verse 7& 8:

"Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan, bangkainya tak boleh disentuh."

Larangan ini juga terdapat dalam Book of Deuteronomy, Chapter 14, Verses 7 & 8, Book of Isaiah, Chapter 65, Verses 2 to 4: , dan Book of Isaiah, Chapter 66, Verse 17.


Babi dari segi sains

Babi dari segi genetik mempunyai persamaan genetik (DNA) yang hampir serupa dengan manusia. Oleh itu kebanyakan ujian perubatan biasanya dijalankan keatas babi sebelum ia diuji pada manusia. Malah jantung babi pernah digunakan bagi menggantikan jantung manusia yang sakit teruk, sementara menantikan mendapat penderma yang sesuai.

Disebabkan babi mempunyai genetik yang hampir menyerupai manusia, terdapat kemungkinan berlaku penularan penyakit antara spesies (cross spesies). Sekiranya ini berlaku, wabak teruk mungkin berlaku kerana ketiadaan ketahanan badan bagi penyakit baru.

Sebagai contoh, wabak virus Nipah telah menimbulkan dua pilihan, menghapuskan manusia yang berhampiran Babi, atau menghapuskan babi yang berhampiran manusia. Hasilnya, kesemua ternakan Babi yang terdapat dalam kawasan tersebut dihapuskan sama sekali bagi menjamin keselamatan manusia sekeliling.

Babi juga merupakan hos bagi cacing pita yang turut menjadikan manusia sebagai hos kedua. Daging babi yang tidak dimasak dengan sempurna, mampu menyebarkan telur cacing pita kepada manusia. Selain itu, penjagaan kebersihan yang tidak sempurna semasa penyembelihan babi, membolehkan cacing pita merebak.
http://ms.wikipedia.org/wiki/Babi

Babi Kenapa Diharamkan?

From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia

Pigs are omnivores , which means that they consume both plants and animals. Babi adalah omnivores, yang berarti mereka mengkonsumsi baik tanaman dan hewan. Pigs will scavenge and have been known to eat any kind of food, including dead insects, worms, tree bark, rotting carcasses, garbage, and even other pigs. Babi sampah untuk mencari dan akan diketahui telah makan segala jenis makanan, termasuk serangga mati, cacingan, kulit pohon, rotting carcasses, sampah, dan lainnya bahkan babi. In the wild, they are foraging animals, primarily eating leaves, grasses, roots, fruits and flowers. Dalam liar, mereka makan binatang, terutama makan daun, rumput, akar, buah-buahan dan bunga. Occasionally while in captivity, pigs may eat their own young if they become severely stressed. Kadang-kadang ketika berada di tahanan, babi dapat makan anak mereka sendiri jika mereka menjadi sangat ditekankan. A typical pig has a large head with a long snout which is strengthened by a special prenasal bone and by a disk of cartilage in the tip. [ 4 ] The snout is used to dig into the soil to find food and is a very sensitive sense organ. J khas babi yang besar kepala dengan panjang moncong yang diperkuat oleh khusus prenasal tulang dan disk dari tulang rawan di ujung. [4] The jungur digunakan untuk menggali ke dalam tanah untuk menemukan makanan dan sangat peka terhadap rasa organ.


Environmental impacts Dampak lingkungan

Domestic pigs that have escaped from farms or were allowed to forage in the wild, and in some cases wild boars which were introduced as prey for hunting, have given rise to large populations of feral pigs in North and South America, Australia, New Zealand, Hawaii and other areas where pigs are not native. Babi dalam negeri yang telah lolos dari peternakan atau tidak diizinkan untuk makanan ternak di liar, dan dalam beberapa kasus boars liar yang diperkenalkan sebagai mangsa untuk berburu, telah diberikan menimbulkan besar dari populasi babi liar di Amerika Utara dan Selatan, Australia, Selandia Baru, Hawaii dan di tempat babi tidak asli. Accidental or deliberate releases of pigs into countries or environments where they are an alien species have caused extensive environmental change. Kebetulan atau sengaja rilis babi dari negara atau ke lingkungan dimana mereka adalah spesies asing telah menyebabkan perubahan lingkungan yang luas. Their omnivorous diet, aggressive behaviour and their feeding method of rooting in the ground all combine to severely alter ecosystems unused to pigs. Mereka yg makan segala macam makanan diet, agresif dan perilaku mereka makan metode rooting di tanah untuk menggabungkan semua sangat mengubah ekosistem yang tidak digunakan untuk babi. Pigs will even eat small animals and destroy nests of ground nesting birds. [ 19 ] The Invasive Species Specialist Group lists feral pigs on the list of the world's 100 worst invasive species and says: [ 20 ] Babi kecil akan makan binatang dan memusnahkan nests dari tanah nesting burung. [19] The serbuan Species Specialist Group daftar babi liar pada daftar di dunia 100 terburuk invasi spesies dan berkata: [20]
Feral pigs ( razorbacks ) in Florida, United States Babi liar (razorbacks) di Florida, Amerika Serikat
“ " Feral pigs like other introduced mammals are major drivers of extinction and ecosystem change. Seperti babi liar lainnya diperkenalkan mamalia yang besar driver dari kepunahan dan ekosistem berubah. They have been introduced into many parts of the world, and will damage crops and home gardens as well as potentially spreading disease. Mereka telah diperkenalkan ke banyak negara di dunia, dan akan merusak tanaman dan rumah kebun serta berpotensi menyebarkan penyakit. They uproot large areas of land, eliminating native vegetation and spreading weeds. Mereka menumbangkan besar bidang tanah, menghilangkan vegetasi asli dan menyebarkan gulma. This results in habitat alteration, a change in plant succession and composition and a decrease in native fauna dependent on the original habitat. Ini hasil perubahan habitat, perubahan komposisi dan tanaman suksesi dan penurunan fauna asli, tergantung pada habitat aslinya. ” "

Health issues Masalah kesehatan

Pigs harbour a range of parasites and diseases that can be transmitted to humans. Babi pelabuhan berbagai parasit dan penyakit yang dapat ditularkan ke manusia. These include trichinosis , Taenia solium , cysticercosis , and brucellosis . Termasuk trichinosis, Taenia solium, cysticercosis, dan brucellosis. Pigs are also known to host large concentrations of parasitic ascarid worms in their digestive tract. [ 21 ] The presence of these diseases and parasites is one of the reasons why pork meat should always be well cooked or cured before eating. Babi juga dikenal menjadi tuan rumah besar dari konsentrasi parasit ascarid cacing dalam sistem pencernaan. [21] Kehadiran parasit dan penyakit ini merupakan salah satu alasan mengapa daging babi harus selalu dimasak dengan baik atau sembuh sebelum makan. Some religious groups that consider pork unclean refer to these issues as support for their views. [ 22 ] Beberapa kelompok agama yang mempertimbangkan babi najis merujuk kepada hal-hal ini sebagai dukungan bagi mereka dilihat. [22]

Pigs are susceptible to bronchitis and pneumonia . Babi rentan terhadap bronkitis dan radang paru-paru. They have small lungs in relation to body size; for this reason, bronchitis or pneumonia can kill a pig quickly [ citation needed ] . Kecil paru-paru mereka ada dalam kaitannya dengan ukuran tubuh, karena alasan ini, bronkitis atau radang paru-paru dapat membunuh babi yang cepat [kutipan diperlukan].

Pigs can be aggressive and pig-induced injuries are relatively common in areas where pigs are reared or where they form part of the wild or feral fauna. [ 23 ] Babi dapat menjadi agresif dan babi-induced cedera relatif umum di daerah-daerah di mana babi adalah reared atau di mana mereka membentuk bagian dari liar atau satwa liar. [23] 
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Pig&ei=Q568SentI9i5kAX387GvCA&sa=X&oi=translate&resnum=1&ct=result&prev=/search%3Fq%3Dpig%2Bwikipedia%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3DGg4

Bolehkan membunuhi nonMuslim yang tidak berdosa?

Apakah Islam membolehkan membunuhi nonMuslim yang tidak berdosa?

Diterjemahkan dari situs Sdr Ossama Abdullah

Ini adalah sebuah kesalah anggapan yang terus diabadikan demi mendeskriditkan Islam. Islam bukanlah dogma sakit jiwa yang memerintahkan untuk membunuhi orang-orang tidak berdosa. Disini saya telah mengumpulkan sejumlah ayat-ayat suci al-Quran yang langsung membicarakan perihal perang dan damai, semata-mata demi memberi penjelasan yang benar kepada para pembacaku.

Ayat-ayat suci Al Quran yang memerintahkan untuk membunuh musuh:

Mari kita lihat ayat Quran At Taubah (9):28-29 “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”

Mari kita lihat At Taubah (9):5 “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.”

Seperti yang telah kita saksikan disejumlah ayat diatas, bahwa ayat-ayat suci al-Quran berkenaan hukum perang terhadap kaum nonMuslim atau musrykin untuk waktu dan zaman tertentu, bukan untuk semua zaman dan semua tempat. Perhatikan kutipan”… sesudah tahun ini…” dan “…Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu…”.

Penting untuk diketahui disaat nabi Muhammad saw memulai menyebarkan Islam, dia terlebih dahulu harus berhadapan dengan 360 suku-suku musryikin Arab, dan beliau beserta para pengikutnya harus melalui banyak perang dengan kaum musryikin yang merasa terancam oleh system baru dan agama nan suci Islam.

Ayat-ayat suci Al Quran yang membicarakan tentang perdamaian:

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

“ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

“ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

“Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:
Cool

“Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

“ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

“ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

“Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.“ (The Noble Quran, 24:54)“

Mari kita Al Jaatsiyah (45):14 “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Di ayat-ayat Quran berikut ini kita melihat bahwa Allah Ta’alla menyerukan agar kaum Muslimin memaafkan orang-orang non Muslim.

Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

Mari lihat Al Furqaan (25):68 ” Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina In this Noble Verse we clearly see that Allah Almighty considers the innocent soul “sacred”. He will punish those who kill the innocent souls (by throwing them in hell). Diayat ini kita jelas melihat bahwa Allah SWT menganggap pembunuhan terhadap jiwa yang diharamkan akan dihukum (dengan menghempaskan mereka keneraka tentunya).
Dan ayat ini menjelaskan maksud saya: Mari lihat Noble Verse 8:61 ” Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Pada ayat suci al-Quran ini, kita jelas melihat bahwa Allah SWT memerintahkan kita, kaum Muslimin, untuk menyambut dengan tangan terbuka atas perdamaian yang diajukan musuh. Ini membuktikan bahwa Islam bukan agama perang, namun agama damai.
Allah SWT memerintahkan kaum Muslimin dalam al-Quran untuk memberi kebebasan mutlak kepada mereka untuk memilih agama yang diyakininya dan tidak diperkenankan untuk memaksa siapapun kepada Islam: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui( Al Baqarah: 256). Ayat suci al Baqarah ini melarang kaum Muslim untuk memaksa siapapun kepada Islam. Muslimin tidak boleh memaksa orang untuk masuk Islam dan menjadi Islam.


Tindakan paksaan bertentangan dengan agama: Karena (1) agama tergantung kepada iman dan keinginan, dan ini akan menjadi tidak berarti jika dilakukan dengan paksaan; (2) kebenaran dan kesesatan adalah dua hal yang jelas berbeda dan telah dipaparkan secara gamblang oleh Allah SWT, sehingga tidak seharusnya ada keraguan di kepala siapapun mengenai maksud dari rukun-rukun agama;(3) perlindungan Allah SWT terus menerus, dan RencanaNya selalu untuk membimbing kita dari kegelapan yang dalam kepada cahaya yang terang.

Di ayat yang saya kutip, kita semua dengan jelas melihat bahwa Allah Ta’ala memerintahkan kaum Muslim untuk menjadi pemaaf dan membuat perjanjian damai sebagai prioritas utama. Ini merupakan bagian dari moralitas Muslim untuk menjadi pribadi yang damai.

Dan setiap muslim selalu memulai salam dengan menyebut “As’salamu Alaikum Wa Rahmatu Allah Wa Barakatuh”, yang berarti “Salam, dan ampunan dan berkah semoga berlimpah atasmu.”

Islam, sesungguhnya, adalah agama yang indah.
http://islamiyah.wordpress.com/2007/03/27/apakah-islam-membolehkan-membunuhi-nonmuslim-yang-tidak-berdosa/

Nabi Melarang membunuh wanita dan anak-anak

Nabi Melarang membunuh wanita dan anak-anak, namun bagaimana dengan perang dimalam hari? Diterjemahkan dari www.answering-christianity.com

Nabi saw melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak.

Ada begitu banyak Hadis dimana nabi saw mengutuk terjadinya pembunuhan atas wanita tidak berdosa dan anak-anak selama masa perang dan ini bukti yang tidak terbantahkan.

Sahih Bukhari

Volume 004, Kitab 052, Nomor Hadis 257.

Selama terjadi Ghazawat seorang wanita ditemukan tewas terbunuh. Rasulullah mencela pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak.

Volume 004, Kitab 052, Nomor Hadis 258.

Diriwayatkan oleh Ibn Umar: Disaat sejumlah perang Rasulullah, seorang wanita ditemukan tewas terbunuh, kemudian Rasulullah melarang pembunuhan wanita dan anak-anak.

Sahih Muslim

Kitab 019, Nomor Hadis 4319.

Bab : Pelarangan membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam perang

Diriwayatkan bersumber dari Abdullah bahwa seorang wanita ditemukan tewas terbunuh dalam suatu perang Rasulullah (saw). Dia mengutuk pembunuhan atas kaum wanita dan anak-anak.

Kitab 019, Nomor Hadis 4320.

Bab : Pelarangan membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam perang

Diriwayatkan oleh Ibn Umar bahwa seorang wanita ditemukan tewas terbunuh dalam salah satu pertempuranl; oleh karenanya Rasulullah (saw) melarang keras membunuh wanita dan anak-anak.



Maliks Muwatta

Kitab 021, Nomor Hadis 009.

Bagian : Pelarangan membunuh wanita dan anak-anak dalam ekspedisi militer.

Yahya menceritakan kepada ku dari Malik dari Nafi dari Ibn Umar bahwa Rasulullah, sallahu alaihi wassallam, melihat mayat seorang wanita yang terbunuh dalam sebuah gazwah, dan tidak menyutujui pembunuhan itu lantas melarang keras pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak.

Kitab 021, Nomor Hadis 010.

Bagian : Pelarangan membunuh wanita dan anak-anak dalam ekspedisi militer.

Yahya menceritakan pada ku dari Malik dari Yahya ibn Said bahwa Abu Bakr as-Siddiq disaat mengirim pasukan ke ash-Sham. Dia berjalan bersama Yazid ibn Abi Sufyan yang menjadi komandan salah satu battalion. Di beritakan bahwa Yazib berkata kepada Abu Bakr,”Maukah kamu naik atau aku yang turun?” Abu Bakr berkata, “Aku tidak akan naik dan kamu pun tidak usah turun. Aku memilih jalan ku untuk menuju jalan Allah.”

Lalu Abu Bakr menasehati Yazid, “Kamu akan menemui golongan yang mengaku menyerahkan diri mereka kepada Allah. Biarkan mereka dengan apa yang mereka akui.

“Aku nasehati engkau dengan sepuluh perkara jangan membunuh kaum wanita dan anak-anak atau orang tua, orang lemah. Jangn menebang pohon yang berbuah. Jangn menghancurkan rumah. Jangan membunuh domba atau unta kecuali untuk makan. Jangan membakar sarang lebah dan membubarkannya. Jangan mencuri rampasan perang, dan jangan menjadi pengecut.”

Nabi Muhammad (saw) membuat pengecualian terhadap pembunuhan kaum wanita dan anak-anak.

Sahih Bukhari

Volume 004, Kitab 052, Nomor Hadis 256.

Diriwayatkan oleh As-Sab bin Jaththama: Nabi bersamaku menuju tempat bernama Al-Abwa atau Waddan, dan ditanya apakah di izinkan untuk menyerang ksatria musrykin pada malam hari yang kemungkinan akan membahayakan kaum wanita dan anak-anak mereka. Nabi menjawab, “Mereka (kaum wanita dan anak-anak) adalah bagian dari mereka (Musrykin).”

Saheeh Muslim

Kitab 019, Number Hadis 4321.

Di riwayatkan bersumber dari Sa’b bin Jaththama bahwa Rasulullah (saw), saat ditanya mengenai wanita dan anak-anak kaum Musrykin yang terbunuh selama razia malam, berkata: Mereka bagian dari mereka.

Ada sejumlah maksud dari hadis-hadis. Terus terang pada awalnya sayapun terkejut disaat membacanya. Namun, kitapun tidak mengetahui situasi SEBENARNYA atau apa yang nabi Muhammad maksud kan saat itu. Mungkin, mungkin saja MEREKA adalah wanita dan anak-anak tertentu yang bermufakat memerangi muslim dan bersekongkol dengan musuh.

Mungkin saja, kaum Muslim saat itu tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan untuk menyerang musuh sehingga mereka harus menyerangnya, apapun halangannya dengan tujuan untuk menghentikan pertumpahan darah lebih lanjut. (chose the bad among the worst options)

Fakta bahwa para sahabat menanyakan hal tersebut kepada nabi menunjukkan bahwa nabi Muhammad sangat ketat melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak. Namun begitu, di kala situasi yang sulit dan tidak ada pilihan lain, segalanya bisa sangat buruk pengecualian selalu menjadi alternatif. Seperti halnya larangan memotong pohon dalam perang, namun disaat mengepung Banu Nadhir nabi Muhammad memberikan pengecualian. Jadi pengeculian-pengecualian memang mau tak-mau harus dilakukan.

Imam Ibn Hajar Al Asaqalani dalam Fath Al-Baari bahwa maksudnya bukan menargetkan kaum wanita dan anak-anak secara sengaja, namun jika sama sekali tidak ada cara lain untuk membunuh musuh dari pada melukai wanita dan anak-anak, dikarenakan mereka bercampur dengan kaum prianya maka tidak ada pilihan. (Diterjemahkan dari: 
http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?Doc=0&Rec=4747)

Kemungkinan lain adalah bahwa Hadis tersebut telah di-nasakh dan meskipun kaum wanita dan anak-anak menyertai musuh saat perang berlangsung tetap mereka tidak boleh dibunuh. (Lihat 
http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?Doc=0&Rec=4747 sebagai bukti)

Imam Nawawi mengomentari dalam tafsir Sahih Muslim, bahwa kaum wanita dan anak-anak hanya boleh dibunuh jikalau mereka tidak bisa dibedakan (sulit dibedakan). Namun karena keadaan gelap dan mereka sulit dibedakan, kaum Muslim tidak punya pilihan. (Diterjemahkan dari: 
http://hadith.alislam.com/Display/Display.asp?Doc=1&Rec=4215)

Tafsir Abdu Dawud pun senada dengan Imam Nawawi (Lihat disini: 
http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?Doc=4&Rec=3291)http://islamiyah.wordpress.com/2007/04/08/nabi-melarang-membunuh-wanita-dan-anak-anak-namun-bagaimana-dengan-perang-dimalam-hari/

Jihad dan Hukum Perang dalam Islam

by islamiyah

Jihad berarti perjuangan atas nama Allah SWT. Jihad tidak selalu berarti perang fisik. Dakwah damai dalam menyerukan yang ma’ruf dan kebenaran Allah, atau memperjuangkan yang hak dan mengutuk kezhaliman (seperti memerangi penindas dan membantu pihak yang tertindas, walaupun mereka kaum NonMuslim) juga termasuk bagian dari Jihad.

Saya pun sekarang ini sedang berjihad dengan mempelihara dan mengurusi website saya, karena ini merupakan sarana untuk berdakwah. Dan karena ini sebagai sebuah sarana, oleh karenany website ini pun bisa digunakan untuk menegakan keadilan dan mengutuk kezhaliman.

Islam bukanlah agama pedang dan jahat. Disaat Allah Ta’ala menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw, beliau menjadi Rasulullah, dan harus menyebarkan Islam kepada sekitar 365 suku-suku Musrykin disemenanjung Arab (Baca; Islam amongs Pagans & Its Monotheistic Scripture). Suku-suku tersebut menunjukkan sikap permusuhan terhadap kaum Muslim, dan telah melakukan sejumlah peperangan terhadap kaum Muslim.

Kemudian, disaat Islam menjadi agama dari Negara yang kita kenal sekarang sebagai Saudi Arabia, dan hampir seluruh dari 365 suku Musrykin telah memeluk Islam, Kaum Muslim masih harus menghadapi tantangan lain yang berbeda.

Ancaman Nuklir Uni Soviet dan Amerika Serikat dimasa sekarang adalah Kekaisaran Romawi dan Persian Sasanid dimasa silam. Jika anda mengetahui geografi dan sejarah cukup baik, maka kamu pasti tahu bahwa saat itu kaum Muslim terjebak diantara dua kekuatan besar itu.

Sikap permusuhan dan sejumlah peperangan dari kedua kekaisaran tersebut ditunjukkan kepada kaum Muslim. Seperti contoh, disaat nabi saw mengirimkan utusan kepada “Kisrah”, Kaisar Persia, untuk memperkenalkan Islam padanya, namun Kisrah memperintahkan agar utusan tersebut di hukum mati.

Dimasa itu, juga dimasa sekarang, tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengecut. Orang-orang Persialah yang menunjukkan permusuhan terhadap Muslim dan memproklamirkan banyak perang terhadap Islam terlebih dahulu.

Kekaisaran Byzantin Romawi juga tidak jauh berbeda. Sebuah contoh, diantara sejumlah peperangan yang mereka lancarkan kepada Muslim dikarenakan mereka melihat agama Islam sebagai ancaman bagi agamanya di wilayah Timur Tengah, raja “Herkules”, mengirimkan sekitar 100.000 tentara menuju “Madinah” untuk memusnahkan Islam untuk selamanya.

Saat itu, kekuatan umat Muslim belum terlalu stabil, dan mereka hanya mengirim sekitar 3.000 tentara untuk mengusir tentara Kristen Romawi dari Madinah. Perang tersebut dinamai “Perang Mu’ta” dan terjadi di wilayah Mu’ta, Yordania.

Rencana yang ditetapkan adalah menghadang Kristen Romawi jauh diluar kota Madinah, sejauh yang mereka bisa. Tentara yang hanya berjumlah 3.000 personil berhasil bertahan selama beberapa hari menghadapi 100.000 tentara Romawi yang kemudian mundur dan menuju Yordania selatan. Dan tentara Romawi akhirnya menyimpang dari Madinah dan pasukan kecil Muslim berhasil melarikan diri melintasi pegunungan. Namun begitu lebih dari setengah jumlah pasukan kaum Muslim gugur dalam operasi tersebut.

Maksud dari artikel ini adalah Islam tidak disebarkan dengan pedang. Perang-perang tersebut dibebankan kepada kaum Muslim. Dan kaum Muslim tidak memulainya!

Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

“ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

“ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

“Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:
Cool

“Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

“ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

“ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

“Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (The Noble Quran, 24:54)“

Alasan Jihad dalam al-Quran:

Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. Saya sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh anda yang nonMuslim, hanya karena kamu bukan seorang Muslim. Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

2-Hukum perang dalam Islam:

Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! Saya tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT:

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

“ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

Jihad hanya boleh dideklarasikan jika kaum Muslim diserang terlebih dahulu. Sebaliknya kami tidak diperkenankan memerangi mereka yang berdamai. Bahkan apabila perang terjadi, jika musuh menawarkan perdamaian, maka kita diwajibkan untuk menerimanya dan mengakhiri pertumpahan darah:

“ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

Dan jika perjanjian damai dibuat, maka kita wajib menghormati pernjanjian tersebut dengan praktek, bukan hanya dimulut:

“Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. (al-Quran, 4:90)”

“Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (The Noble Quran, 9:7)“

————————

Baca juga:

* Nabi Melarang membunuh wanita dan anak-anak, namun bagaimana dengan perang dimalam hari?
* Aturan Islam berkenaan Tawanan Perang
* Apakah Islam membolehkan membunuhi nonMuslim yang tidak berdosa?

http://islamiyah.wordpress.com/2007/03/23/jihad-dan-hukum-perang-dalam-islam/

Kehidupan Seks Para Paus Dalam 2000 Tahun Terakhir

suarasurabaya.net | Judul Buku : Rahasia Kehidupan Seks Para Paus
Judul asli : Sex Lives of The Popes
Penulis : Nigel Cawthorne
Penerbit : Alas
Penerbit asli : Carlton Books London

sumber : 
http://media-milis.blogspot.com/2008/01/mediacare-kehidupan-seks-para-paus.html

Penerbitan buku ini tidak lebih adalah hanya sebuah upaya untuk menghadirkan bacaan yang belum pernah ada. Tanpa bermaksud melibatkan unsur ideologis maupun teologi tertentu.

Seperti komentar The Mail on Sunday dalam cover buku, Rahasia Kehidupan Seks Para Paus ini hanya akan lebih banyak menyenangkan pembaca ketimbang menyinggungnya. St Agustinus Soliloquies menilai Rahasia Kehidupan Seks Para Paus memperlihatkan tidak ada yang begitu kuat menjatuhkan jiwa seorang laki-laki melebihi belaian perempuan. (Penerbit Alas)

Sinopsis :
Selama 2000 tahun terakhir ini, para paus telah menetapkan agenda seksual bagi hampir seperempat penduduk dunia. Tetapi, sementara mengkhotbahkan kesucian dari sebuah tempat yang tinggi, banyak yang melakukan sesuatu yang merisaukan.

Sebagai lelaki paling berkuasa di bumi dan penghubung langsung dengan Tuhan, segera tampak bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mengatakan kepada mereka bagaimana seharusnya bersikap ketika sampai pada persoalan godaan tubuh.

Dalam buku Rahasia Kehidupan Seks Para Paus ini, Nigel kontributor untuk harian-harian bergengsi di Inggris dan Amerika, dengan gaya setengah bercerita menjabarkannya dalam 19 seri mulai kejadian di Uskup Roma hingga cerita Sri Paduka Paus George Ringo.

Di halaman 71, tentang "Pesta Seks Roma" dikisahkan Yohanes XII (955-964) seorang biseks yang tidak pernah puas dalam seksnya dan mengumpulkan para bangsawan muda yang paling lemah dari dua jenis kelamin. Dia dituduh menjalankan sebuah rumah pelacuran dari dalam Gereja St Petrus. Para kekasihnya diberi piala emas yang digunakan dalam misa suci dari Gereja St Petrus. Daftar tuduhan lainnya, dia konon memiliki perjanjian dengan iblis dan mendapatkan kekayaan dari setan, melakukan inses dengan ibunya dan mencabuli para perawan suci yaitu biarawati dan melakukan perzinahan.

Mengenai pornografi kepausan, dalam seri 12, Nigel memilih masa Renaisans dimana para paus menjadi pendukung kuat seni dan karya tulis. Di masa itu, Martinus V mempekerjakan penulis mesum Poggjo Bracciolini sebagai sekretaris kepalanya, yang terkenal karena koleksi cerita-cerita cabul di mejanya di kantor kepausan.

Martinus V tidak malu ketika tiba pada persoalan sebuah cerita mesum karya Bracciolini. Dalam sebuah surat kepada seorang teman, Bracciolini berkata bahwa paus "sangat terhibur ketika kepada seorang kepala biara pria berkata kepadanya bahwa dia punya lima anak laki-laki yang akan berperang demi dia. Pada saat itu kabarnya : "Hampir tidak mungkin ada seorang pun dari seribu pendeta yang bisa ditemukannya dalam keadaan suci. Semuanya hidup dalam persetubuhan atau kumpul kebo atau sesuatu yang lebih buruk ", halaman 149.

Deskripsi :
Buku ini paling laris di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika. Sudah diterjemahkan ke dalam 26 bahasa dan Sex Lives of The Popes dinobatkan sebagai "buku paling kontroversial sepanjang tahun" oleh surat kabar Guardian London saat kali pertama diterbitkan tahun 2004.

Buku ini paparan cerdas dan merupakan penyingkapan humoris tentang kehidupan seks paus mulai dari kepausan di Avignon sampai skandal para paus Borgia di Roma. Bagi mereka yang penasaran dengan kehidupan para paus selama 2000 tahun terakhir ini, akan mendapatkan bacaan menarik dari buku ini.
__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members
Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz Very Happy
sabily